Ipit mengaku, ia beserta warga lainnya tidak terlalu mengetahui asal muasal penyebab awal dari kebakaran tersebut. Ia menjelaskan, dirinya beserta warga lainnya baru saja selesai melaksanakan salat berjamaah saat mendengar suara ledakan.
"Kalau awalnya kami tidak tahu, saat awal kemari selepas salat, kami kesini belum lihat ada orang di lokasi. Yang terpenting penyelamatan itu lebih utama, untuk itu kami segera menghubungi Damkar Jakarta Timur," katanya.
Seperti diketahui, Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Gatot Sulaeman menuturkan kebakaran itu ikut membakar penampungan kandang kambing milik salah seorang warga. Adapun kebakaran tersebut, lanjut Gatot, ikut membakar ratusan hewan ternak yang berada di dalamnya.
"Kobaran api juga membakar 132 ekor kambing yang berada di peternakan. Total empat kandang penampungan hewan ternak terbakar hangus," ujar Gatot melalui keterangannya.
Api yang menyala sejak pukul 18.34 WIB itu, terang Gatot, diawali dengan suara ledakan besar berdasarkan keterangan warga sekitar. Ia menuturkan asal datangnya api dari gudang alat pesta yang juga menjadi tempat penyimpanan tenda.