Belajar dari Rusia-Ukraina: Tindakan Apa Saja yang Termasuk Kejahatan Perang?

Muhammad Fadli Rizal, Jurnalis
Kamis 30 Maret 2023 06:05 WIB
Petugas Ukraina memeriksa sisa ledakan (Foto Antara/Reuters/Valentyn Ogirenko)
Share :

Apa itu ICC dan bagaimana kejahatan perang diadili?

Mahkamah Pidana Internasional (ICC), di Den Haag, Belanda, didirikan pada tahun 1988 berdasarkan Statuta Roma. Ia adalah institusi independen untuk menuntut individu yang dituduh melakukan kejahatan paling serius menyangkut masyarakat internasional.

ICC menyelidiki kejahatan perang, genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan agresi.

 BACA JUGA:

Setiap negara dapat menuntut tersangka kriminal di pengadilan masing-masing. ICC hanya dapat menjalankan yurisdiksi ketika negara tidak bisa atau tidak mau melakukannya - ini adalah 'pengadilan paling akhir'.

ICC tidak memiliki tenaga kepolisiannya sendiri dan mengandalkan kerja sama dari negara untuk menangkap tersangka. Hukuman yang dijatuhkan oleh ICC dapat mencakup hukuman penjara dan denda.

Rusia dan Ukraina tidak termasuk dalam 123 negara anggota ICC namun Ukraina telah mengakui yurisdiksinya, yang berarti ICC dapat menyelidiki dugaan-dugaan pelanggaran tertentu di sana.

Negara-negara besar lainnya yang bukan anggota ICC antara lain AS, China, dan India.

Apakah sebelumnya pernah ada pengadilan untuk kejahatan perang?

Selama Perang Dunia Dua, pembantaian jutaan orang - terutama kaum Yahudi - oleh Nazi Jerman, dan penganiayaan terhadap warga sipil serta tawanan perang mendorong negara-negara Sekutu untuk menuntut orang-orang yang mereka yakini bertanggung jawab.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya