Kejar-kejaran Warnai Razia Obat Keras di Tangsel, 2 Pelaku Nyebur ke Sungai

Hambali, Jurnalis
Jum'at 31 Maret 2023 13:35 WIB
Razia obat keras di Tangsel. (Foto: Tangkapan layar)
Share :

TANGSEL - Aksi kejar-kejaran sempat mewarnai razia toko penjual obat keras di wilayah Serpong dan Ciputat. Dua pelaku yang tepergok saat kabur, lantas menceburkan diri ke sungai.

Razia itu digelar oleh petugas gabungan dari Satpol PP, polisi dan dinas kesehatan. Sejumlah toko yang diduga menjual obat keras golongan G didatangi satu per satu.

"Dalam operasi tersebut, ribuan butir obat keras dari beberapa toko kosmetik dan toko kelontong di dua wilayah Serpong dan Ciputat berhasil disita petugas gabungan," tutur Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Tangsel, Muksin Alfahri, Jumat (31/03/23).

Ribuan butir obat golongan G itu dijual bebas tanpa pengawasan dan resep dokter. Jika disalahgunakan, tentunya penggunaan obat-obatan tersebut dapat mengancam kesehatan.

Dijelaskan Muksin, razia itu dilakukan atas informasi masyarakat yang resah dengan peredaran obat keras golongan G di wilayahnya. Apalagi peredarannya menyalahi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 tahun 2013 tentang Sistem Kesehatan Kota.

"Sanksinya ada dalam Pasal 69 juncto Pasar 61 ayat 1 dengan kurungan enam bulan atau denda Rp50 juta. Dari razia hari ini ribuan butir pil atau obat golongan G berhasil diamankan bersama penjualnya untuk dimintai keterangan lebih lanjut," jelas Muksin.

Dari ribuan pil yang disita, paling banyak berjenis tramadol. Obat ini termasuk dalam kategori obat yang umumnya digunakan mengobati nyeri, peradangan, dan demam. 

Dalam razia, 2 pengedar kabur menghindari penggeledahan oleh petugas. Kejar-kejaran sempat terjadi di Jalan Wana Kencana, Ciater, Serpong. Kedua pelaku bahkan nekat menceburkan diri ke dalam sungai.

"Ada 2 pelaku yang kabur ke sungai, satu berhasil kita amankan dan 1 lagi berhasil kabur," ungkapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya