Untuk itu, Sahroni berpesan kepada Pj Gubernur DKI Jakarta untuk mengevaluasi kembali hasil kerjanya itu. Walaupun kini u turn telah kembali dibuka, namun penghapusan akses pejalan kaki dan pesepeda tetap harus dikaji ulang.
"Mohon Pak Heru sekiranya dapat melihat langsung lokasi di sana. Kalau bapak tidak ada waktu, coba Pak Heru buka twitter dan ketik di kolom search dengan keyword “Santa”. Silakan bapak lihat jeritan para pengguna jalan dari (twitter) situ. Sebab luar biasa pak, baru (kali) ini Jakarta macet bukan karena hujan lebat atau banjir,” tutup Sahroni.
(Arief Setyadi )