Pihaknya mengimbau kepada masyarakat supaya memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.
"Seperti perahu nelayan dan wisata yakni pada kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter serta kapal ferry dengan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter," ucapnya.
Ia juga mengingatkan risiko terhadap gelombang tinggi maupun gelombang alun atau swell tinggi di pesisir pantai dapat menyebabkan rip current atau arus balik laut serta meningkatkan risiko aktivitas di sekitar pesisir pantai.
"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal, beraktivitas, khususnya aktivitas wisata pesisir pantai selama hari libur Idul Fitri 1444H, April 2023 di sekitar pesisir pantai yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan bahwa arus balik Lebaran 2023 akan berlangsung pada hari ini hingga esok, Selasa 25 April 2023.
Berdasarkan data Kemenhub diprediksi arus balik akan dilalui setidaknya 230 ribu kendaraan per hari, mulai dari arah timur, Jalan Tol Trans Jawa, hingga dari arah Bandung yang diperkirakan akan melalui Tol Jakarta-Cikampek (Japek).
"Tentu ini jumlah yang sangat besar dibandingkan dengan jumlah normalnya yaitu 53 ribu kendaraan," katanya.