Mudik Lebaran 2023, Korban Meninggal Akibat Kecelakaan Turun hingga 72%

Binti Mufarida, Jurnalis
Kamis 27 April 2023 13:29 WIB
Angka kematian akibat kecelakaan saat mudik Lebaran turun hingga 72%. (MPI/Ikhsan)
Share :

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengungkapkan angka kecelakaan saat mudik Lebaran 2023 turun drastis. Angka kematian akibat kecelakaan saat mudik turun hingga 72%.

“Angka kecelakaan turun drastis terutama yang meninggal dan fatal sampai terhitung H-5 sampai hari H turun 72 persen. Mudah-mudahan waktu balik ini bisa kita tekan fatalitas,” ungkap Muhadjir dikutip dalam keterangannya usai menghadiri Rapat Koordinasi di Istana Wakil Presiden (Wapres), Kamis (27/4/2023).

Sebelumnya, Muhadjir mengungkapkan angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik Lebaran tahun 2023 turun 39% jika dibandingkan 2022.

“Alhamdulillah pada penanganan mudik ini, kondisinya cukup bagus. Dari segi kecelakaan dibanding tahun lalu itu mengalami penurunan sampai 39% dari tahun 2022 (sebanyak) 3.573 orang, pada tahun ini turun menjadi 2.117 orang. Jadi turun 39%,” katanya.

Sementara itu, korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas juga turun 72% jika dibandingkan tahun lalu. Tahun ini tercatat 164 orang meninggal dari periode mudik H-5 sampai hari pertama Lebaran.

“Kemudian jumlah korban meninggal khusus untuk mudik H-5 sampai hari H (Lebaran) itu turun 72%. Sekarang yang meninggal 164 orang sampai hari H, sedangkan tahun lalu itu sampai mencapai 583 orang,” ungkap Muhadjir.

“Kemudian, korban yang luka itu juga mengalami penurunan 33%. Tahun lalu itu sebanyak 2.999 orang, tahun ini turun menjadi 2.013 orang,” tuturnya. 

Muhadjir pun mengapresiasi semua kerja keras semua pihak yang telah mensukseskan arus mudik pada Lebaran 2023 ini. Terutama infrastruktur jalan oleh pengelola jalan Tol sehingga mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya