Ia mengungkapkan, kekerasan yang diterima oleh buruh pada rezim Orde Baru atau di era Presiden Soeharto itu tidak hanya dialami Marsinah, tetapi dialami pula oleh Kimung seorang buruh pabrik di Pulo Gadung. Menurutnya, ketika Kimung berjuang menuntut hak kawan-kawannya, namun nyawanya hilang.
“Kalau pernah dengar nama buruh di Pulo Gadung namanya Kimung, ketika dia berjuang akhirnya nyawanya sampai hilang. Itu tidak sampai terekspos, sebenarnya banyak juga pejuang-pejuang (buruh) yang dihilangkan nyawanya secara paksa, sampai berujung maut dan sampai dipenjara,” tandasnya.
( Muhammad Fadli Rizal)