Diduga kuat, gudang tersebut telah beroperasi lebih dari dua tahun. Akmal menuturkan, saat ini pihaknya masih memburu pelaku yang diduga menyimpan obat-obatan tersebut.
"Jadi mereka (terduga pelaku) mendatangkan obat-obatan ini dari luar negeri, (beroperasi) dari akhir tahun 2021 sampai akhir 2022," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)