Pasutri Asal Tangsel Jadi Korban Kecelakaan Bus di Guci Tegal, Sang Suami Meninggal Dunia

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Minggu 07 Mei 2023 19:59 WIB
Share :

TANGSEL - Pasangan suami istri (pasutri) warga Pondok Serut, Pakujaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi korban kecelakaan bus di kawasan wisata Guci, Tegal, Jawa Tengah. Nahasnya, sang suami, Maja (58) meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke puskemas terdekat.

Bus yang ditumpangi oleh almarhum Maja dan istrinya masuk jurang di kawasan Guci pada Minggu (7/5/2023), pagi. Bus yang mengangkut peziarah asal Tangsel tersebut tiba-tiba meluncur saat diparkir di kawasan objek wisata Guci. Video detik-detik bus tersebut masuk ke jurang viral di medsos.

"Memang kedua orang tua saya ada di bus itu, yang kecelakaan itu di bus yang pertama yang ke jurang, bus kedua kan masih ada, saya kira ibu saya di bus ke dua, ternyata bus pertama," kata Linda anak korban kecelakaan bus di Guci Tegal ditemui di rumah duka, Pondok Serut, Pakujaya, Serpong Utara, Tangsel, Minggu (7/5/2023).

Linda mengaku mendapat kabar ihwal bus yang ditumpangi kedua orang tuanya masuk jurang tadi pagi. Awalnya, Linda mendapat informasi bahwa kedua orang tuanya masih hidup dan sedang dalam perawatan medis. Namun nahas, nyawa ayah Linda, Maja, tidak tertolong.

"Pas saya hubungi dalam perawatan kondisi tapi belum tau gimana, setelah 30 menit nelfon lagi kesana, bapak saya dapat kabar menjadi korban jiwa meninggal dunia," ungkapnya.

Sementara itu, kata Linda, ibundanya saat ini sudah dalam keadaan sadar. Ibunda Linda mengalami luka-luka dalam insiden bus masuk jurang di kawasan Guci, Tegal, Jateng. Linda sudah sempat berkomunikasi dengan ibundanya.

"Ibu saya Alhamdulillah sudah sadar, ibu saya ada luka sedikit tadi saya lihat pas minta video call, takutnya salah korban atau apa karena banyak korban jiwa, ada ibu saya mendampingi jenazah bapak saya disana," beber Linda.

Linda menceritakan bahwa ibu dan ayahnya memang rutin mengikuti pengajian di Masjid Nurul Hikmah, Pondok Serut, Pakujaya, Serpong Utara, Tangsel. Masjid tersebut persis berada di depan rumahnya. Di mana, kata Linda, hampir setiap tahun pengajian atau majelis taklim yang diikuti kedua orangtuanya mengadakan ziarah ke luar kota.

"Jadi ya setiap tahun ikut acara ziarah kaya gini, Alhamdulillah memang ikut tidak ada kendala, baru kali ini. Sudah tiga tahun ini ziarah keluar luar," katanya.

Saat ini, jenazah ayah Linda, Maja, sedang proses untuk dibawa ke rumah duka di daerah Tangsel. Rencananya, korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan bus di kawasan Guci Tegal tersebut bakal dimakamkan di Tangsel.

"Iya bapak malam ini dibawa ke Tangsel. kalau ibu bisa ikut atau engga, kurang tahu, karena dalam perawatan gitu ya, cuma ibu saya dampingi bapak saya saya mungkin ikut bapak mobil di ambulan dari sana," bebernya.

Sekadar informasi, bus pariwisata yang mengangkut para jamaah majelis taklim Kayu Gede, Pakujaya, Serpong, Tangerang Selatan, masuk ke jurang di daerah wisata Guci, Tegal, Jawa Tengah, pada Minggu (7/5/2023).

Akibat kecelakaan tunggal tersebut, satu warga Paku Jaya bernama Maja (58) meninggal dunia. Sementara yang mengalami luka-luka ada puluhan orang. Pemprov Tangsel sudah mengirim ambulans untuk membawa korban.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya