Ketika ada seorang ulama yang membeberkan hal tidak penting, itu merupakan bentuk kemaksiatan. Dia mencontohkan, seperti menendang teman, batur, meninggalkan sholat, meninggalkan puasa, mengambil sesuatu yang bukan miliknya.
"Membicarakan teman atau mencaci maki teman," kata dia.
Kata nabi, lanjut TGB, hati manusia putih bersih. Namun, ketika maksiat, hati yang putih akan diberi titik hitam. Ketika yang bersangkutan bertaubat, jelas dia, titik hitam itu akan hilang.
"Kalau terus maksiat, titik akan bertambah sampai menghitamkan hati," sambungnya.
Perkara kedua yang harus ditinggalkan yaitu menjauhi sesuatu yang boleh, tapi berlebihan. Seperti makan berlebihan. Bicara terus-menerus, termasuk tidur secara berlebihan.
"Tidur itu bagus, sebagai senjata menghimpun kekuatan namun jangan tidur terus. Bila capek atau ngantuk cara Allah menyiapkan tenaga," katanya.