Tiba-tiba, keduanya disatroni oleh sekitar tiga pelaku dari arah depan dan salah satu pelaku langsung menodongkan senjata tajam ke arah samping kepala korban Q sambil meminta ponselnya.
"Pelaku berkata 'mana serahin HP-nya', lalu korban langsung lari untuk menyelamatkan diri. Namun saat korban lari sekitar delapan meter tiba-tiba pelaku yang membawa senjata tajam (jenis parang) ada di samping korban dan langsung membacok korban," ujarnya.
Saat itu, korban sempat menangkis menggunakan tangan kiri namun malah mengenai kepalanya. Setelah membacok korban, pelaku langsung pergi menghampiri temannya dan meninggalkan lokasi.
Atas kejadian tersebut, korban dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Tarakan, Jakarta Pusat. Dari hasil pemeriksaan, korban dilaporkan mengalami luka bacokan pada bagian tangan kanan sebelah kiri dan kepalanya hingga mendapat lima jahitan.
(Nanda Aria)