JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkapkan bahwa pihaknya akan membangun pos penjagaan di sejumlah pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.
Ali mengatakan, hal tersebut akan dilakukan melalui program Kampung Bahari Nusantara (KBN) dengan klaster pertahanan, dan Korps Marinir yang akan berjaga serta membina masyarakat agar mengetahui soal perbatasan wilayah negara.
"Jadi untuk prajurit petarung Marinir ini seperti yang saya sampaikan, dia akan membina desa-desa pesisir di mana pun, bahkan di pulau-pulau terluar terutama yang berpenduduk," kata Ali di Lapangan upacara Brigif 1 Marinir Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak Selatan, Minggu (21/5/2023).
"Prajurit marinir juga di pulau-pulau tersebut terutama yang berpenduduk dia bisa membina masyarakatnya, dan bisa memberi wawasan bela negara," sambungnya.
Sementara, untuk pulau terluar yang tidak berpenduduk, Ali menegaskan bahwa pihaknya akan tetap mengerahkan pasukan Marinir untuk menjaga wilayah perbatasan.
Sebagai informasi, Kampung Bahari Nusantara menjadi program dari TNI Angkatan Laut yang bertujuan menciptakan kondisi juang tangguh untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, pariwisata, ekonomi, dan pertahanan.