"Kita berharap aparat penegak hukum bergerak cepat untuk menangkap pelaku yang masih berkeliaran," ujarnya.
Diketahui, kasus pelecehan berbasis elektronik ini terjadi di tempat kos korban, di mana saat korban mandi dan ganti pakaian tak disangka direkam secara diam-diam pada Oktober 2022.
RPA Perindo adalah organisasi sayap Partai Perindo yang kritis dengan permasalahan perempuan dan anak seperti kekerasan dan pelecehan.
(Nanda Aria)