Kemudian, mereka mengakui bahwa bekerja di perusahaan online scammer. Namun, dalam pekerjaan itu, mereka juga mendapatkan penindasan dan kerja dengan tidak manusiawi.
"Sebagian teman-teman kami ada di platform lain, kami di platform Indonesia. Kami meminta bantuan agar bisa dievakuasi, dipulangkan ke Indonesia. Tolong bebaskan kami, karena kami di sini dipekerjaan tidak manusiawi, menerima kekerasan, dan intimidas," tuturnya.
(Awaludin)