"Segala sesuatu yang baik selalu datang di saat terbaiknya. Persis waktunya, tidak datang lebih cepat maupun lebih lambat. Seperti jodoh, pekerjaan, rezeki, pertolongan, dan sebagainya. Itulah kenapa rasa sabar itu harus disertai keyakinan," tulis novelis kondang Tere Liye.
Disarikan dari Kopassus untuk Indonesia, Untung bosan dengan kehidupan di terminal sebagai preman. Saat itu, dia mendapat kabar adanya perekrutan anggota TNI. Dia pun mencoba mendaftar.
Kala itu, Untung datang dengan memakai kaos singlet dan rambut gondrong gaya preman terminal saat mendaftar masuk TNI. Kedatangannya itu langsung ditolak oleh petugas pendaftaran. Namun Untung tidak putus asa, dia mendaftar kembali dengan memotong rambut serta berpakaian rapi.
Tidak lupa dia meminta doa restu kepada ibunya. Berbekal dua lembar ijazah (SD dan SMP), Untung memberanikan diri mendaftar jadi TNI.
"Kalau saya tidak menjadi tentara, saya akan menjadi bajingan," ujar Untung dalam hati saat hendak mendaftar.