“Contoh yang paling kongkrit misalnya, soal impor, padahal negara ini punya hanyak sekali stok sumberdaya alam di hampir semua sektor yang tidak perlu lagi adanya impor secara berlebihan,"pungkasnya.
Dirjen Bina Rektor Universitas Siber Indonesia (University Cyber) Gunawan Witjaksono menambahkan kedepan, perlu adanya kesempatan kepada anak-anak muda agar mereka bisa berkarya untuk kemajuan bangsa dan negara.
"Saya ingin mengatakan begini, semua kisah sukses dimana pun berada, negara-negara maju sekalipun di dunia ini, bukan karena dari sistem, teknologi atau sumberdaya alamnya, tapi karena sumberdaya manusianya. Jadi fokus GESID untuk melakukan penguatan terhadap kapasitas pemuda sudah sangat tepat," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )