Soal Pilpres Satu Putaran, Sekjen PDIP Sebut Agar Langsung Lanjutkan Pembangunan Jokowi

Carlos Roy Fajarta, Jurnalis
Jum'at 09 Juni 2023 13:44 WIB
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto (foto: dok Okezone)
Share :

JAKARTA - Bakal Calon Presiden (Bacapres) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo menyebutkan optimis Pilpres 2024 satu putaran akan lebih baik.

Menanggapi hal tersebut, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebutkan apa yang disampaikan Ganjar Pranowo dalam menggelorakan semangat juang anak bangsa dalam melanjutkan kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

"Bahwa kalau sekitarnya satu putaran itu bisa menghemat biaya, stabilitas politik terjaga, dan sebagaimana disampaikan Presiden Jokowi kita akan mendorong loncatan kemajuan," ujar Hasto, di Kantor DPP PDIP usai menerima silahturahmi dan kerja sama dengan Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Jumat (9/6/2023).

Sehingga kata dia, apabila dalam situasi ketika ada persoalan geopolitik, ketidakpastian global dan kemudian maka semua pihak harus mendorong kemajuan dalam segala aspek kehidupan.

"Maka Pilpres satu putaran itu memberikan kepastian dan juga proses kesinambungan antara Presiden Jokowi, dengan dukungan rakyat ke pak Ganjar Pranowo itu jauh lebih baik," jelasnya.

Perihal pernyataan Ketum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyebutkan, kalau Bacawapres ini bisa dipilih sendiri, Hasto menjelaskan, nantinya pembicaraan tetap akan dilakukan bersama-sama dengan partai politik yang sudah menjalin kerja sama politik.

"Kita lihat 2014 dan 2019 itu bukti empiris bagaimana ibu Mega meskipun PDI Perjuangan bisa mengusung sendiri kami membuka ruang kerja sama dengan PPP, Hanura, serta Partai Perindo hari ini yang bahkan dikukuhkan dalam MOU. Sehingga ini merupakan hal yang positif," jelas Hasto.

Ia yakin Megawati dalam memilih kandidat Cawapres, dilakukan seperti pengalaman-pengalaman sebelumnya melalui proses dialog, pencermatan

"Pak Jokowi sudah menyebut tujuh nama, ditambahkan oleh ibu Mega menjadi 10. Sehingga akan ada dialog-dialog yang intens, tentu saja ibu Ketum memberikan pertimbangan-pertimbangan yang sangat penting dengan pengalaman beliau yang begitu luas, sehingga melihat orang itu dilihat seluruh aspeknya, spritual nya, kepemimpinan nya, karakter Budi pekerti nya itu semua dilihat," lanjut Hasto.

Apalagi kata Hasto selama ini nama-nama calon pemimpin bangsa yang dipilih oleh Megawati sangat tepat dalam membangun arah pembangunan bangsa ke arah lebih baik.

"Terbukti di PDIP muncul hanya pemimpin muda. Termasuk Presiden Jokowi lahir dari rahim kepemimpinan ibu Megawati Soekarnoputri. Di Surabaya ada bapak Eri Cahyadi, di Solo ada mas Gibran, di Semarang ada ibu Ita, di seluruh wilayah Indonesia ada 54 persen kepala daerah yang lahir dari kaderisasi partai PDIP," pungkasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya