PRABUMULIH - Seorang pelajar SMA bernama Dien Juliansyah (16) ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusukan di tubuhnya. Jenazah Dien ditemukan di belakang Bengkel Pratama Motor, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat, Prabumulih, pada Jumat (9/6/2023) sore.
Berikut fakta-fakta terkait pembunuhan ini:
1. Korban alami 45 luka tusukan
Kasat Reskrim, Iptu Mas Suprayitno mengatakan bahwa jasad korban ditemukan bersimbah darah dengan puluhan luka tusukan di seluruh tubuhnya.
"Saat ditemukan korban dalam kondisi bersimbah darah. Ada 45 luka tusukan senjata tajam di tubuhnya," kata Suprayitno, Senin (12/6/2023).
2. Pelaku teman korban
Setelah melakukan penyelidikan, polisi mengamankan seorang pemuda bernama Robialsyah (19), warga Cinta Kasih, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim. Diketahui Robialsyah merupakan teman dekat korban.
"Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan mengaku kalau menjadi pelaku penusukan hingga menewaskan temannya itu. Mereka juga sama-sama warga Muara Enim," kata Suprayitno.
3. Dibunuh gara-gara handphone
Lebih lanjut, Suprayitno mengungkapkan bahwa motif pembunuhan lantaran Robialsyah merasa tersinggung karena handphone miliknya yang hendak dijual ke korban tidak ada kejelasan. Ia juga merasa korban mempermainkannya.
Kebetulan saat itu, korban mengajak Robialsyah ke daerah Simpang Niru, Kota Prabumulih, untuk menservis handphone miliknya. Baik korban maupun Robialsyah sama-sama membawa senjata tajam selama perjalanan tersebut.
Setelah itu, itu keduanya juga sempat nongkrong di sekitar Flyover Patih Galung, dan kembali berbincang mengenai masalah rencana penjualan handphone sebelumnya. Tapi korban sempat marah dan membuat Robialsyah tersinggung dan sakit hati.
"Korban sudah sepakat mau membeli HP saya seharga Rp1,5 juta. Tapi kemudian tidak ada kejelasan soal pembayarannya," kata Robialsyah.
Di tengah jalan Robialsyah melihat pisau yang dibawa oleh korban, dan menyerang karena merasa curiga. Keduanya kemudian terlibat perkelahian hingga akhirnya pelaku menusuk menggunakan pisau korban sendiri berkali-kali hingga membuat korban meninggal dunia.
"Korban marah sampai membuat saya kesal serta sakit hati, saya juga curiga korban akan menyerang saya karena ia sudah membawa pisau," ungkap tersangka.
4. Pelaku jual motor korban
Robialsyah yang mengetahui temannya itu sudah tewas, lalu menyeret tubuhnya dan dibuang ke aliran anak sungai. Menurut Mas Suprayitno, pelaku kabur kembali ke Muara Enim menggunakan motor milik korban,
"Motor korban juga dijual oleh pelaku, hingga akhirnya petugas yang melakukan penyelidikan berhasil menangkap yang bersangkutan," kata Suprayitno.
(Rahman Asmardika)