JAKARTA - Perang Dunia II adalah perang terbesar dan paling mematikan dalam sejarah dunia. Perang ini melibatkan lebih dari 30 negara.
Perang Dunia II dipicu invasi Nazi ke Polandia pada 1939. Perang terus berlangsung hingga 6 tahun lamanya sampai Sekutu mengalahkan Nazi Jerman dan Jepang pada 1945.
Perang Dunia II merenggut lebih banyak nyawa dan properti di seluruh dunia daripada perang sebelumnya. Diperkiraan 60-80 juta orang terbunuh. Itu termasuk 6 juta orang Yahudi yang dibunuh di kamp konsentrasi Nazi sebagai bagian dari "Solusi Akhir" Hitler yang kejam atau dikenal sebagai Holocaust.
Sementara korban warga sipil diperkirakan mencapai antara 50-55 juta kematian akibat perang dan militer terdiri 21-25 juta nyawa hilang.
Melansir dari 75th World War II Commemoration, berikut sejarah tercetusnya Perang Dunia II :
Perang Dunia II di Pasifik (1941-1943)
Saat Inggris menghadapi Jerman di Eropa, Amerika Serikat (AS) adalah satu-satunya negara yang mampu memerangi agresi Jepang. Pada akhir 1941, agresi tersebut mencakup perluasan perang yang sedang berlangsung dengan China dan perebutan wilayah kolonial Eropa di Timur Jauh.
Pada 7 Desember 1941, sebanyak 360 pesawat Jepang menyerang markas besar AS. Pangkalan angkatan laut di Pearl Harbor, Hawaii, membuat Amerika benar-benar terkejut dan merenggut nyawa lebih dari 2.300 tentara. Pearl Harbor berfungsi menjadi pangkalan armada dan menyatukan opini publik Amerika yang mendukung memasuki Perang Dunia II. Pada 8 Desember Kongres menyatakan perang terhadap Jepang dengan hanya satu suara berbeda. Jerman dan Blok Poros lainnya segera menyatakan perang terhadap AS.