JAKARTA - Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno meyakini dari data-data statistik bahwa pemilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019 lalu akan migrasi menjadi pemilih Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 mendatang.
“Jika kita bicara-bicara angka statistik pemilih Jokowi adalah mereka yang migrasi sebagai pemilihnya Ganjar Pranowo. Ini case close dan tidak ada perdebatan apapun,” ungkap Adi dalam dialog iNews Capres Pilihan Jokowi, Minggu (2/7/2023).
Adi meyakini bahwa Jokowi akan loyal untuk mendukung Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024 mendatang. Apalagi, kata dia, selama ini Jokowi telah dibesarkan oleh PDI Perjuangan, di mana menjadi satu rumah dengan Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden (Capres).
“The end of the day-nya, saya meyakini bahwa di tikungan akhir pada akhirnya Jokowi itu tidak akan kemana-mana, rumah besarnya dimana Jokowi tumbuh sejak awal dan mengantarkan Jokowi bisa sampai Presiden yaitu PDIP bukan yang lainnya,” kata Adi.
Adi pun mengatakan bahwa Jokowi akan tegak lurus mendukung keputusan PDIP yang telah mencalonkan Ganjar Pranowo sebagai kandidat Capres.
“Tidak ada perdebatan, selama Jokowi ada di PDIP, dua kakinya ada di PDIP selama ini juga Jokowi akan tegak lurus samikna wa atokna terkait dengan semua keputusan PDIP yang sudah mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai kandidat Calon Presiden," tegas dia.