Jumlah kendaraan itu merupakan hasil kumulatif arus lalin dari empat gerbang tol (GT) Cikupa arah Merak, GT Ciawi arah puncak. Kemudian GT Cikampek Utama arah Trans Jawa, dan GT Kalihurip Utama arah Bandung. “Total volume lalin yang keluar wilayah Jabotabek ini naik 35,52% jika dibandingkan lalin normal,” ucapnya.
BACA JUGA:
Dia menjelaskan distribusi mayoritas kendaraan atau lebih dari 50 persen kendaraan mengarah ke Trans Jawa dan Bandung dengan jumlah kendaraan 279.111 kendaraan. Sedangkan menuju arah puncak tercatat sebanyak 114.209 kendaraan.
BACA JUGA:
“Distribusi lalu lintas keluar Jabotabek yang menuju ke tiga arah yaitu mayoritas sebanyak 279.111 kendaraan (52,05%) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung),” tuturnya.
(Fakhrizal Fakhri )