Pergantian Tahta Kerajaan Majapahit Barat dan Timur Sebabkan Perang Paregreg

Avirista Midaada, Jurnalis
Kamis 06 Juli 2023 06:36 WIB
Share :

JAKARTA - Perang Paregreg kian membuat Kerajaan Majapahit ke ranah keruntuhan. Perang ini muncul karena pembagian dua wilayah Kerajaan Majapahit di sisi barat dan timur. Kendati sebenarnya pembagian wilayah ini telah ada sejak era Raden Wijaya pasca Perjanjian Songeneb usai pemberontakan Rangga Lawe.

Kemudian perbedaan wilayah itu berhasil disatukan oleh Jayanagara dan terus berlanjut di masa pemerintahan Hayam Wuruk. Namun di akhir pemerintahan Hayam Wuruk konon muncullah kembali Kerajaan Majapahit timur yang dipimpin Wijayarajasa.

Tetapi hubungan antara barat dan timur masih cukup harmonis. Hal ini dikarenakan Wijayarajasa yang menguasai Majapahit Timur masih merupakan mertua Hayam Wuruk yang berkuasa di Majapahit Barat, dikutip dari "Perang Bubat 1279 Saka : Membongkar Fakta Kerajaan Sunda vs Kerajaan Majapahit".

Sepeninggal Wijayarajasa tahun 1398, tahta kekuasaan Majapahit Timur diduduki cucunya yakni Bhre Wirabhumi. Sementara sepeninggal Hayam Wuruk (1389), takhta kekuasaan Majapahit Barat diduduki oleh Wikramawardhana yang merupakan putra menantunya. Ketika Indudewi meninggal dunia, Bhre Wirabhumi mengangkat Nagarawardhani sebagai Bhre Lasem yang bergelar Bhre Lasem Sang Alemu.

Sementara, Wikramawardhana mengangkat Kusumawardhani sebagai Bhre Lasem bergelar Bhre Lasem Sang Ahayu. Inilah penyebab utama timbulnya perang dingin antara Wikramawardhana dan Bhre Wirabhumi. Perang dingin antara Wikramawardhana dan Bhre Wirabhumi tersebut berujung pada Perang Paregreg.

Menurut pemaknaan dari para sejarawan bahwa Perang Paregreg merupakan perang setahap demi setahap dalam tempo yang lambat. Pihak yang menang dalam Perang Paregreg pun silih berganti. Kadang pertempuran dimenangkan oleh pihak Wikramawardhana atau Majapahit Barat dan kadang dimenangkan oleh pihak Bhre Wirabhumi dari Majapahit Timur.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya