Hal itu merespons terkait hasil Survei Australia Utting Research yang menyebut, hanya 18 persen responden menginginkan calon presiden melanjutkan program dari Jokowi. Lalu, 20 persen membuat kebijakan baru, sisanya 61 persen menginginkan perbaikan.
"Ya iyalah masa plek ketiplek begitu. Kan ada yg keliru tentang ini, ini kritik terhadap pemerintah. Semisal soal penegakan hukum yang belum baik ya kita perbaiki.” ujarnya.
(Angkasa Yudhistira)