Gajah Mada menganggap, Jayanagara tak mengenal cara lain selain kekerasan. Gajah Mada dan Gayatri sepakat tak ada cara lain selain upaya menghentikan langkah Jayanagara.
Setelah pertemuan itu, berulangkali Gayatri mencoba mengusir rasa bersalahnya, dengan berkata dalam hati bahwa ia tidak secara gamblang memerintahkan agar raja yang juga anak tirinya itu dibunuh.
Tetapi keputusan ini keputusan Gajah Mada sendiri. Namun, dalam hati kecilnya, ia tahu ia telah berdusta, Gayatri sendiri sebenarnya juga menghendaki agar Jayanagara bisa disingkirkan demi keselamatan anaknya.
(Angkasa Yudhistira)