TANGERANG - Polisi mengungkap motif seorang ayah berinisial NH (21) menganiaya anak tirinya (8) hingga tewas. Warga Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, itu membunuh anak tirinya demi mendapatkan santunan dari warga, baik berupa uang dan beras jika anaknya meninggal dunia.
"Korban dianiaya dan dibunuh karena faktor ekonomi. Pelaku berharap jika korban meninggal akan banyak tetangga yang memberi bantuan baik beras ataupun uang saat takziah," kata Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang, Kompol Arief N Yusuf, Rabu (2/8/2023).
Peristiwa nahas itu berawal saat korban ingin buang air besar. Tersangka menemaninya ke area sungai. Sesampainya di lokasi Desa Tamiang, Kecamatan Gunung Kaler, Tangerang, pelaku mencekik leher dan membekap mulut korban.
"Melihat korban tidak sadarkan diri, untuk menghilangkan jejak, korban dibawa ke area sawah dan dibenamkan dilumpur," ujarnya.
Jasad korban kemudian ditemukan warga sekitar yang memang mencari korban. Ibu korban meminta warga untuk mencari anaknya karena korban yang tidak kunjung kembali ke rumah.
"Saat itu korban sempat dibawa warga ke rumah sakit, namun sudah tidak bernyawa," ucapnya.