Sidang Umum Ke-44 AIPA Hasilkan Pembentukan Tim untuk Kawal Digital Law Library

Khafid Mardiyansyah, Jurnalis
Rabu 09 Agustus 2023 23:32 WIB
Share :

JAKARTA - Ketua Desk Regional Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Putu Supadma Rudana mengatakan ada dua hal penting yang dibahas Komite Organisasi dalam rangkaian Sidang Umum ke-44 ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) di Jakarta. Diantaranya, kata Putu, dibentuknya task force yang akan mengawal digital law library untuk AIPA.

“Bersama komite organisasi, kami baru selesai membahas mengenai dibentuknya task force yang akan mengawal digital law library untuk AIPA ini. Kedua, Karena banyak negara yang ingin menjadi observer di AIPA. Kita harus membuat adanya satu rumusan atau mekanisme yang jelas untuk menerima negara lain menjadi observer,” kata Putu di Jakarta pada Rabu, 9 Agustus 2023.

Menurut anggota Komisi VI DPR ini, ASEAN atau kawasan Asia Tenggara adalah kawasan yang betul-betul menjadi magnet sekarang. Ia menyebut, ASEAN awalnya tidak dilirik, tapi sekarang menjadi daya tarik utama dari kekuatan-kekuatan besar di seluruh dunia.

"Tentu, banyak sekali negara-negara yang ingin engage dan terlibat disini (AIPA) untuk masuk dan mendapatkan mempengaruhi kebijakannya di negara-negara ASEAN. Kita tidak perlu khawatir, yang terpenting bagaimana negara-negara ASEAN solid, memiliki satu komitmen unity dalam mengawal segala kepentingan bersama. ASEAN centrality, ASEAN unity, dan solidity menjadi satu komitmen. Jadi kalo perlu sekarang kita jangan hanya menunggu. Sekjen bersama dengan seluruh anggota AIPA harus bergerak untuk 'menjemput bola', bagaimana mitra-mitra atau negara lain yang ingin engage dengan Indonesia agar bisa masuk segera. Karena kita memang tidak menunggu mereka mengirim surat untuk menjadi observer, tapi kita yang menghadirkan negara-negara yang dapat memberikan kontribusi keamanan, perdamaian, kesejahteraan dan peningkatan segala bidang di kawasan ASEAN,” jelas dia.

Saat ini, AIPA ASEAN memiliki 20 observer tapi dari 20 observer negara parlemen-parlemen ini yang hadir Sidang Umum ke-44 AIPA hanya 14 negara di Indonesia, dan 6 negara yang absen saat ini.

“Kami di Komite Organisasi, saya memimpin sidangnya menjadi chair. Itu kami menyetujui penambahan tiga observer lagi, yaitu tiga parlemen negara yakni Kuba, Turki, Armenia. Dari 20 negara observer, sekarang sudah menjadi 23 negara. Kita harapkan kehadiran mereka atau kontribusi mereka dengan tujuan untuk mengawal keamanan dan perdamaian di kawasan ASEAN,” ungkapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya