Soal Publishers Rights, Ma'ruf Amin: Sudah di Meja Presiden

Binti Mufarida, Jurnalis
Jum'at 11 Agustus 2023 12:15 WIB
Wapres Maruf Amin (Foto: Binti M)
Share :

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin memastikan aspirasi terkait penetapan regulasi hak cipta jurnalistik (publishers rights) dari para pegiat media baik pimpinan redaksi, wartawan, hingga penerbit sudah masuk di meja Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Saya bilang saya mendukung usulan-usulan itu dan sudah sampaikan kepada Presiden, sudah diproses dan sekarang sudah ada di meja Presiden,” ujar Wapres dalam keterangannya usai meresmikan Masjid K.H. Hasyim Asy'ari Ma’had Bahrul Huda, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dikutip Jumat (11/8/2023).

Sebelumnya, Wapres juga telah mengumpulkan jajaran perwakilan insan pers, untuk mendengar sejumlah aspirasi dan juga permasalahan media di kediamannya pada 28 Desember 2022 lalu.

“Soal publisher right itu saya dulu sudah mendukung dan saya sudah menyampaikan kepada Presiden dan sekarang sebenarnya rancangannya sudah ada di tangan Presiden, jadi masih menunggu. Saya nanti akan saya tanyakan kepada Presiden karena sebenarnya sudah dan saya sudah menyampaikan itu juga merespons pertemuan saya dengan para wartawan dengan para penerbit, pimpinan redaksi juga,” ujar Wapres.

Sementara itu, Wapres saat bertemu dengan jajaran insan pers beberapa waktu lalu menyatakan dukungan bahwa penetapan publishers rights sebagai upaya mendukung sistem media yang seimbang dan setara.

“Saya merasa ini (publisher rights) sesuatu yang harus diperjuangkan. Tidak saja hanya selamat dari sakaratul maut, tapi supaya bisa, istilah saya, mencapai hayatan thoyyiban, kehidupan yang baik. Yaitu membangun ekosistemnya,” ujarnya.

Dia juga menyoroti keberadaan platform global yang mendominasi arus informasi publik. Namun, keberadaan keduanya hingga saat ini belum diatur oleh pemerintah.

Wapres memastikan akan menindaklanjuti rumusan Perpres terkait publisher rights. Dia pun meminta informasi lebih lanjut mengenai negara lain yang telah menerapkan kebijakan tentang publishers rights ini.

“Saya minta benchmark dari suatu negara yang pernah mewujudkan ini (publisher rights). Sehingga kita bisa lihat modelnya. Kalau bisa kita lebih baik daripada itu,” katanya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya