“Setiap upaya untuk merusak persahabatan China-Pakistan dan pembangunan Koridor Ekonomi China-Pakistan (CPEC) tidak akan pernah berhasil,” tambahnya.
Seperti diketahui, CPEC adalah proyek senilai USD60 miliar yang menghubungkan wilayah Xinjiang barat China ke pelabuhan Gwadar strategis Pakistan di Laut Arab dengan jaringan jalan, rel kereta api, saluran pipa, dan pembangkit listrik.
Ini adalah proyek unggulan dari Belt and Road Initiative, program infrastruktur global khas pemimpin Tiongkok Xi jinping.
Berbatasan dengan Afghanistan dan Iran, Balochistan adalah provinsi terbesar namun berpenduduk paling sedikit di Pakistan. Itu juga rumah bagi pelabuhan Gwadar, tautan penting di CPEC.
China adalah mitra dekat Pakistan dan sumber dukungan militer dan ekonomi terbesarnya. Tetapi dalam beberapa tahun terakhir serangan teroris yang menargetkan warga negara China dan kepentingan mereka di Pakistan telah membuat Beijing khawatir.
Pada April 2022, tiga guru dari Tiongkok dan seorang pengemudi tewas dalam dugaan bom bunuh diri di dekat Institut Konfusius Universitas Karachi. Tentara Pembebasan Baloch juga mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, mengatakan bahwa mereka menargetkan Institut Konfusius karena itu adalah simbol ekspansionisme ekonomi, budaya dan politik China.
Sementara itu, serangan besar terakhir terhadap insinyur China terjadi pada Juli 2021 di utara Pakistan. Menurut polisi setempat, lebih dari selusin orang tewas setelah sebuah bus yang membawa insinyur China jatuh ke dalam selokan menyusul ledakan yang berapi-api.
(Susi Susanti)