"Berdasarkan cerita kakek saya, sumber ini awalnya berasal dari tongkat Joko Tole yang ditancapkan dan mengeluarkan air hingga sampai saat ini,” ujarnya.
Keberadaan mata air meski musim kemarau atau sebaliknya tidak pernah kering hingga saat ini. “Awalnya keberadaan sumber tersebut belum terawat dengan baik dan saat ini sudah direhab serta dipagar dengan tembok,” jelasnya.
(Qur'anul Hidayat)