"Tentunya ini betul-betul akan kita manfaatkan untuk melaksanakan kerja sama dengan negara-negara ataupun kepolisian-kepolisian yang ada di ASEAN. Tentunya besok akan dihadiri oleh ada menteri ada kepala kepolisian dan juga beberapa negara yang ikut bergabung kontributor dan observer," ucap Sigit.
Lebih dalam, Sigit menyatakan, dengan adanya AMMTC ini juga diharapkan mampu memperkuat kerja sama transnational crime antar-negara ASEAN. Khususnya kasus yang menjadi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Beberapa waktu yang lalu Pak Presiden menyampaikan masalah TPPO dan itu sudah kita tindaklanjuti dengan melakukan berbagai macam kegiatan penegakan hukum dan sampai hari ini terus berlangsung yang sampai hari ini sudah berjumlah hampir 900 tersangka yang kita amankan," papar Sigit.
(Awaludin)