Kisah Kerajaan Kediri, Rakyat Makmur dan Perampok Dihukum Mati

Avirista Midaada, Jurnalis
Senin 21 Agustus 2023 06:10 WIB
Raja Jayabaya (Foto: Wikipedia)
Share :

MALANG - Raja Jayabaya membuat Kerajaan Kediri berada di era kejayaan. Kekuasaannya meluas hingga ke luar pulau. Kisahnya digoreskan oleh Mpu Sedah dan Mpu Panuluh dua pujangga.

Kemudian, ada sejumlah prasasti yang ditemukan, hingga berita dari Tiongkok melalui para pedagang yang masuk. Sederet bukti peninggalan sejarah yang ditorehkan Jayabaya semasa memerintah Kediri, mulai dari Prasasti Hantang (1135), Prasasti Talan (1136), Prasasti Jepun (1144) dan Kakawin Bharatayuddha (1157).

Dalam Buku "Babad Tanah Jawi" dari Soedjipto Abimanyu disebutkan Prasasti Hantang atau biasa disebut Prasasti Ngantang, terdapat semboyan Panjalu Jayati, yang artinya Kediri Menang. Prasasti ini dikeluarkan sebagai piagam pengesahan anugerah untuk penduduk Desa Ngantang, yang setia kepada Kediri selama perang melawan Jenggala.

Dari Prasasti Hantang tersebut, Jayabaya disebut sebagai raja yang berhasil mengalahkan Jenggala dan mempersatukannya kembali dengan Kediri. Hal ini menjadi bukti sahih bagaimana upaya Jayabaya membuat wilayah Kerajaan Kediri semakin meluas dan bersatu.

Kemudian, Kakawin Bharatayuddha, peninggalan sejarah Kediri merupakan ubahan Mpu Sedah seorang pujangga termashyur di Kediri. Atas perintah Jayabaya Kitab Bharatayuddha digubahnya ke dalam bahasa Jawa kuni atas perintah, pada 1157 Masehi.

Kemudian diteruskan Mpu Panuluh yang menyimbolkan kemenangan Jayabaya atas Jenggala, yang disimbolkan sebagai kemenangan Pandawa atas Kurawa dalam Kakawin Bharatayuddha.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya