Maka dengan membawa 800 personil, APRA datang menyerbu Bandung. Dalam peristiwa ini mereka menyerang dan membantai para anggota TNI.
Pemerintah kemudian mengirimkan pasukan untuk membantu di Bandung serta melakukan perundingan. Berdasarkan perundingan tersebut, APRA didesak untuk segera menjauh dari wilayah Bandung.
Westerling yang reputasinya terancam karena gagal melakukan kudeta kemudian melarikan diri ke Belanda. APRA juga sempat ingin melanjutkan pemberontakannya di Jakarta, tetapi dapat digagalkan oleh APRIS.
(Fahmi Firdaus )