“Tidak seperti rezim Kiev, yang menghentikan dan kemudian melarang perundingan dengan Rusia, kami selalu terbuka terhadap solusi diplomatis terhadap krisis ini dan siap menanggapi usulan yang sebenarnya serius,” terangnya.
Meskipun Moskow telah menyatakan persetujuannya terhadap sejumlah elemen proposal yang diajukan oleh Tiongkok, Afrika Selatan, dan Brasil, Kiev hanya bersikeras pada “formula perdamaian” mereka sendiri, yang telah ditolak mentah-mentah oleh Rusia.
Banyak negara Barat secara terbuka memihak Kiev dalam konfliknya dengan Moskow, menerapkan sanksi besar-besaran terhadap Rusia dan memasok senjata berat kepada Ukraina, termasuk tank dan artileri.
(Susi Susanti)