Pelaku masih tidak terima jika rumah saudaranya itu dibeli korban. Pelaku terus melakukan teror kepada korban yang masih tetangganya sendiri.
“Pokoknya marah-marah enggak boleh masuk, disuruh berhenti di depan,” kata Wiwik, Minggu (27/8/2023).
Saat ini Wiwik hanya bisa berharap agar pelaku bisa sadar dan tidak memusuhi dirinya secara terus-menerus. Itu karena apa yang dilakukan pelaku sangat merugikan.
(Erha Aprili Ramadhoni)