UKRAINA - Enam tentara Ukraina dilaporkan tewas dalam kecelakaan dua helikopter di bagian timur negara tersebut. Serangan paling dahsyat terjadi di wilayah barat Pskov, sekitar 660 kilometer dari perbatasan Ukraina, tempat dimana Ukraina meluncurkan drone ke lapangan terbang militer.
Terdapat beberapa peristiwa lainnya yang terjadi antara serangan Rusia dan Ukraina, dikutip dari Radio Free Europe:
1. Kecelakaan dua helikopter menewaskan enam tentara Ukraina
Kyiv meningkatkan serangannya yang selama ini belum pernah terjadi di Rusia dan Selatan Ukraina. Lalu pada tanggal 30 Agustus Ukrainska Pravda melaporkan bahwa terdapat kecelakaan yang melibatkan dua helikopter Mi-8 di dekat garis depan kota Kramatorsk di wilayah Donetsk pada 29 Agustus lalu.
Juru bicara militer memberitahu kematian tersebut kepada lembaga penyiaran publik Suspilne. Menurut beberapa laporan peristiwa tersebut terjadi di dekat Bakhmut, kota Ukraina yang diambil alih oleh pasukan Rusia dan menjadi tempat pertempuran sengit yang terus berlanjut.
Laporan ini terbit saat Ukraina meningkatkan serangan pesawat tak berawak di Rusia, dan bersamaan dengan pergerakannya di selatan menuju Semenanjung Krimea.
2. Serangan pesawat tak berawak Ukraina terbesar di Rusia
Pejabat Moskow pada 30 Agustus mengatakan bahwa serangan pesawat tak berawak Ukraina merupakan serangan terbesar di tanah Rusia sejak dimulainya perang.
Hal tersebut membuat juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova bereaksi dan mengatakan bahwa serangan tersebut tidak akan ia biarkan begitu saja.
Di Krimea Rusia serangan pesawat juga dilakukan di daerah Sevastopol, hal tersebut dikatakan oleh Gubernur regional Moskow Mikhail Razvozhayev melalui Telegram.
Militer Rusia juga mengatakan bahwa salah satu pesawatnya menghancurkan kapal penyerang Ukraina yang mengangkut sekitar 50 tentara dalam operasi di Laut Hitam.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov juga mengatakan bahwa para pejabat militer Rusia akan menyelidiki bagaimana serangan pesawat itu dilakukan.
Namun, Laporan tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen, dan mendapat respon dari Komando Pasukan Operasi Khusus Ukraina, dengan membuat postingan di Facebook, yang isinya “mempercayai Rusia berarti tidak menghormati diri sendiri”.
3. Serangan drone Ukraina
Serangan paling dahsyat terjadi di wilayah barat Pskov, sekitar 660 kilometer dari perbatasan Ukraina, diduga tempat tersebut menjadi serangan drone Ukraina untuk menyerang lapangan terbang militer tempat pesawat militer dan sipil.
Serangan tersebut menghancurkan empat pesawat angkut militer raksasa Ilyushin-76, pesawat pejabat regional. Hal ini dilaporkan melalui kantor berita Rusia yaitu TASS.
Terdapat bukti video dari Gubernur Regional Mikhail Vedernikov yang merekam ledakan dan kebakaran besar tersebut, kejadian terjadi di lapangan terbang Khresty,
Selain itu, beberapa warga sekitar melaporkan bahwa terdapat ledakan dan tembakan pada malam hari tanggal 30 Agustus. Direktorat Intelijen Utama (HUR) Kementerian Pertahanan Ukraina pada 30 Agustus juga mengkonfirmasi bahwa terdapat empat pesawat angkut telah dihancurkan di Pskov.
“Kami memastikan hancurnya empat unit pesawat angkut Il-76 musuh. Artinya, kerusakan yang ditimbulkan tidak memungkinkan pesawat tersebut diperbaiki dan kembali beraksi. Mereka digunakan untuk mengangkut pasukan pendudukan dan perlengkapannya. Ada juga informasinya tentang kerusakan pada beberapa unit lagi,” kata juru bicara HUR Andriy Yusov kepada media Ukraina.hE
Ledakan akibat serangan drone dilaporkan terjadi di wilayah Rusia di Bryansk, Kaluga, Orlov, Ryazan, dan Moskow. Gubernur regional Aleksandr Bogomaz juga mengatakan bahwa drone Ukraina juga mencoba menyerang menara TV di wilayah Bryansk, namun tidak ada korban dalam kejadian tersebut.
Akibatnya dua bandara ditutup sebentar yaitu Moskow-Domodedovo dan Vnukovo.
4. Serangan Kyiv
Kepala kebijakan UE Josep Borrell mendesak negara-negara anggota untuk memesan lebih banyak amunisi untuk Kyiv guna membantu blok tersebut dengan menyediakan 1 juta peluru artileri dalam waktu 12 bulan dengan biaya $2,18 miliar.
“Sekarang [terserah] kepada negara-negara anggota untuk mengeluarkan perintah konkrit dalam kerangka perjanjian ini dengan industri,” kata Borrell kepada wartawan setelah pertemuan informal para menteri pertahanan Uni Eropa di kota Toledo, Spanyol.
Serhiy Popko, kepala administrasi militer ibu kota, mengatakan bahwa serangan Rusia menewaskan dua orang dan 3 lainnya luka-luka. Walikota Kyiv Vitali Klitschko juga mengatakan dua orang yang tewas tersebut adalah penjaga keamanan di sebuah perusahaan distrik Shevchenkivskiy.
Akibat serangan tersebut, rumah-rumah di ibu kota dan kuburan mengalami kerusakan, dan memicu kebakaran.
Selain itu, di bagian timur laut Sumy yang berbatasan dengan Rusia, seorang wanita berusia 82 tahun tewas ketika peluru Rusia menghantam rumahnya di desa Shalyhyne, pada 30 Agustus.
(Susi Susanti)