Kisah Rudini Jenderal Lulusan Belanda Jadi KSAD, Rayuan Bu Tien Tak Bisa Goyang Soeharto

Arief Setyadi , Jurnalis
Selasa 05 September 2023 07:09 WIB
Momen KSAD Jenderal Rudini saat kunjungan ke Amerika Serikat pada 1984 (Foto: Catalog Archives)
Share :

JAKARTA - Rudini, jenderal lulusan Akademi Militer Kerajaan di Breda Belanda tak menyangka ditunjuk menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 1983. Selain lebih muda, ada tiga tiga jenderal yang lebih senior dan berpeluang besar menggantikan KSAD Jenderal Poniman.

Melansir Sindonews, ketiganya jenderal tersebut adalah Wiyogo Atmodarminto, Soesilo Sudarman, dan Himawan Soesanto. Namun, penunjukkan Rudini keluar langsung dari mulu Presiden Soeharto. Itu diungkapkan Menhankam/Pangab Jenderal M Jusuf.

Tugasnya hanya memanggil mantan Komandan Batalyon 401/Banteng Raiders itu untuk menghadap ke rumahnya di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat. Rudini tak mengetahui maksud pemanggilan dirinya oleh Panglima.

Saat itu, Rudini menjabat Pangkostrad berdebar menunggu perintah Jenderal Jusuf. Betapa terkejutnya ketika diberitahu telah ditunjuk sebagai KSAD atau Kasad.

“Kamu nanti menggantikan Poniman sebagai Kasad. Pelantikan oleh Presiden akan dilakukan dua hari lagi di Istana Negara,” kata Jusuf dalam buku biografi berjudul “Jenderal M Jusuf: Panglima Para Prajurit” yang ditulis Atmadji Sumarkidjo.

“Siap, Pak,” jawab singkat Rudini di tengah rasa terkejut dan tidak percayanya.

Rudini menjabat KSAD periode 1983-1986. Semula Jusuf ingin penerus Poniman berasal dari dari perwira terbaik lulusan Akademi Militer Nasional (AMN) Yogyakarta.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya