Adapun dugaan pemecatan sepihak itu berkaitan dengan kecurangan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) beberapa waktu lalu. Kepala sekolah menuding guru honorer tidak loyal terhadap pimpinan sekolah karena melaporkan dugaan kecurangan PPDB kepada pihak Inspektorat Kota Bogor.
"Kita itu mendapatkan laporan dari warga, kita menindaklanjuti. Tetapi mungkin ibu kepala sekolah menduga yang melaporkan itu adalah Reza, padahal itu laporan pengaduan masyarakat," ucap Bima.
(Erha Aprili Ramadhoni)