"Dua, setia, patuh, dan taat kepada Pemerintah Negara Kesatuan Negara Republik Indonesia. Tidak akan merongrong kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya.
"Tiga, akan berperan aktif dalam menjalankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," kata mereka lagi.
Ditemui usai kegiatan, eks anggota NII KW 7, Gusatana Adi mengatakan bahwa dirinya merasa disengsarakan oleh NII.
Karena itu, dia semakin terbuka bahwa kelompok yang dimasukinya salah. Begitu juga dengan rekan-rekan sekelompoknya yang lain.
Ini juga tak terlepas dari kontroversi pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang yang digadang-gadang terkait dengan kelompok ini.
"Panji Gumilang kemarin banyak kebohongannya sehingga mereka (anggota) kecewa dan kembali kepada NKRI, selama ini mereka disengsarakan di NII," kata dia.
(Awaludin)