Diduga Kekurangan Obat, 24 Pasien di Satu Rumah Sakit Meninggal dalam 24 Jam

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 03 Oktober 2023 06:36 WIB
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Share :

NEW DELHI - Dua belas bayi baru lahir dan 12 orang dewasa meninggal di sebuah rumah sakit yang dijalankan pemerintah India dalam 24 jam terakhir. Dekan rumah sakit, yang terletak di Nanded, Maharastra, India itu, menyalahkan kejadian tragis ini pada kekurangan obat-obatan dan staf medis.

Dari 24 kematian dalam 24 jam terakhir, 12 orang dewasa menderita “berbagai penyakit, sebagian besar akibat gigitan ular”, kata dekan Rumah Sakit Pemerintah Shankarrao Chavan di Nanded.

“Enam bayi laki-laki dan enam bayi perempuan meninggal dalam 24 jam terakhir. Dua belas orang dewasa juga meninggal karena berbagai penyakit, kebanyakan gigitan ular. Kami mengalami kesulitan karena ada beberapa staf yang dipindahkan,” katanya sebagaimana dilansir NDTV.

“Kami adalah pusat perawatan tingkat tersier dan satu-satunya tempat yang memiliki radius 70 hingga 80 km. Jadi, pasien datang kepada kami dari tempat yang jauh. Pada hari-hari tertentu jumlah pasien meningkat menimbulkan masalah pada anggaran,” ujarnya.

"Ada lembaga Haffkine. Kami seharusnya membeli obat-obatan dari mereka tetapi hal itu juga tidak terjadi. Namun kami membeli obat-obatan secara lokal dan memberikannya kepada pasien," tambah sang dekan.

Tetapi pihak rumah sakit dalam pernyataanya menyangkal klaim dekan terkait kekurangan obat-obatan dan dana. Pihak rumah sakit mengatakan bahwa ada cukup dana tersedia dan anggaran tambahan telah disetujui.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya