Polisi Usut Dugaan Dosen Lecehkan Mahasiswi di Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis
Rabu 04 Oktober 2023 18:10 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual (Foto: Freepik)
Share :

BOGOR - Polisi tengah berkoordinasi dengan pihak Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor terkait dugaan pelecehan dosen kepada mahasiswinya. Hal itu guna membuat terang laporan kasus tersebut.

"Saat ini pihak kepolisian sudah berkoordinasi dengan pihak UIKA untuk membuat terang laporan dugaan kasus pelecehan seksual yang terjadi," kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Rizka Fadhila, Rabu (4/10/2023).

Sejauh ini, pihaknya belum menerima adanya laporan resmi terkait kasus tersebut. Termasuk polisi juga akan berkoordinasi dengan pihak kampus untuk mencari terduga korban pelecehan oleh dosen.

"Belum ada laporan masuk dan belum tahu juga siapa yang menjadi korban pelecehan ini. Hal ini yg sedang kami koordinasikan dengan universitas," tutupnya.

Sebelumnya, beredar viral dugaan kasus pelecehan oleh oknum dosen terhadap mahasiswinya di Universitas Ibn Khaldun Bogor. Saat ini, pihak kampus sedang melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mencari kebenaran dan lainnya terkait kabar tersebut.

Informasi tersebut diunggah oleh akun Tiktok @mahasiswiuika yang kini telah dihapus. Dalam postingannya, akun tersebut sempat menampilkan diduga wajah dari oknum dosen melalui video call.

Selain itu, seseorang yang mengaku mahasiswi Universitas Ibn Khaldun Bogor menceritakan dugaan kasus pelecehan yang telah dialaminya.

"Hari ini aku mulai memberanikan diri untuk speak up karena aku sudah tidak tahan lagi pendam ini semua. Entah apa yang ada di dalam pikiran dosenku yang terus menerus mengajak aku untuk video call," tulis akun Tiktok @mahasiswiuika, Senin 2 Oktober 2023.

"Chatting WA dengan menyuruhku untuk mengirimkan photoku yang tidak berbusana. Terkadang mengirim pesan atau pesan suara dengan sebutan ‘yang/yg. Mengajak bertemu berdua di luar kampus. Entah itu di puncak, reddorz, Bekasi, Sukabumi. Yang jelas, mengajak untuk bertemu berdua di tempat sepi yang jauh dari mahasiswa," lanjutnya.

Menanggapi kabar tersebut, pihak kampus telah menggelar rapat dengan dosen yang bersangkutan. Hasilnya, sang dosen tidak mengakui perbuatannya tetapi memilih untuk mengundurkan diri.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya