“Para teroris sengaja melakukan penyerangan pada jam makan siang, untuk memastikan jumlah korban yang maksimal,” kata Menteri Pertahanan Rustem Umerov.
“Tidak ada sasaran militer di sana. Ini adalah kejahatan keji yang dimaksudkan untuk menakut-nakuti warga Ukraina.
Presiden Volodymyr Zelensky, yang sedang menghadiri pertemuan dengan para pemimpin Eropa di Spanyol, mengatakan bahwa teror yang dilakukan oleh Rusia harus dihentikan.
“Sekarang kami berbicara dengan para pemimpin Eropa, khususnya, tentang memperkuat pertahanan udara kami, tentang memperkuat tentara kami, tentang memberikan perlindungan kepada negara kami dari teror,” katanya dalam sebuah postingan di aplikasi pesan Telegram.
Rusia telah sering melakukan serangan udara sejak dimulainya invasi besar-besaran pada Februari 2022, Ukraina pun melancarkan serangan balasan di selatan dan timur yang menurutnya serangan itu mengalami kemajuan walaupun bertahap.
Namun, Moskow membantah atas apa yang dilakukan di Hroza, Pihaknya mengatakan bahwa ia tidak menargetkan warga sipil dalam serangan yang melanda daerah tersebut.
(Rahman Asmardika)