Kapolri: Polri Akan Transparan Usut Kasus Pemerasan Syahrul Yasin Limpo

Agung Bakti Sarasa, Jurnalis
Sabtu 07 Oktober 2023 19:34 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (Foto: BPMI)
Share :

 

SLEMAN - Kapolri Jenderal Listyo Sigit menegaskan, pihaknya akan transparan dalam penanganan kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang diduga dilakukan oknum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terkait penanganan kasus ini akan diproses lebih lanjut atau sebaliknya, Kapolri menyatakan bahwa hal itu merupakan hak dari pelapor dan terlapor untuk kemudian diuji oleh penyidik.

"Apakah ini bisa diproses lanjut atau apakah sebaliknya harus dihentikan dan tentunya ini menjadi hak dari pelapor dari hak dari terlapor untuk kemudian diuji penyidik. Polri akan transparan dalam kasus ini," tegas Kapolri ditemui usai acara di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sleman, Sabtu (7/10/2023).

Lebih lanjut, Kapolri mengatakan bahwa dirinya mengikuti perjalanan penanganan kasus dugaan pemerasan oleh oknum pejabat KPK yang dilaporkan di Polda Metro itu.

"Saya juga mendapatkan informasi bahwa kasus tersebut saat ini naik sidik (penyidikan-Red)," katanya.

Kapolri pun berpesan kepada anggota penyidik Polri harus cemat menangani kasus ini karena menyangkut laporan yang dilaporkan oleh orang yang dikenal publik, juga menyangkut lembaga yang dikenal publik.

 BACA JUGA:

"Jadi penanganannya harus cermat harus hati-hati. Oleh karena itu saya minta tim dari mabes untuk ikut turun mengasistensi. Sehingga di dalam proses penanganannya jadi cermat karena kami tidak ingin polri tidak perlu profesional," kata Kapolri.

 BACA JUGA:

Jadi, kata Kapolri, dia meminta penyidik menanganinya secara profesional dan boleh diasistensi oleh lembaga yang mau ikut mengawasi penanganan kasus ini. Sehingga, kata Kapolri, proses penyidikannya betul-betul bisa memberikan rasa keadilan.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya