Pejabat senior AS tersebut membandingkan serangan Hamas dengan ‘kebiadaban setingkat ISIS’. Hal ini juga sempat dilontarkan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu, yang juga mengatakan pada Senin (9/10/2023) bahwa serangan Hamas serupa dengan serangan yang dilakukan oleh kelompok jihad Negara Islam (ISIS).
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby mengatakan kepada wartawan pada Senin (9/10/2023) bahwa AS tidak berniat mengerahkan militernya. Namun ia menambahkan bahwa Presiden AS Joe Biden “akan selalu memastikan bahwa kami melindungi dan membela kepentingan keamanan nasional kami.”
Seperti diketahui, Kelompok Islam Palestina Hamas melancarkan serangan mendadak ke Israel pada Sabtu (7/10/2023), menewaskan ratusan warga Israel dan menyandera puluhan orang. Serangan tersebut menyebabkan Israel menyatakan perang, dan kekerasan yang meningkat mengancam akan memulai perang besar baru di Timur Tengah.
(Susi Susanti)