“Sudah dimulai dari kami dari Provinsi Papua Tengah. Kemudian untuk pembiayaannya dengan KPU dan persiapan-persiapan lainnya terus kami lakukan sosialisasi di tingkat masyarakat,” ungkapnya.
Pemilu kata dia, merupakan agenda negara yang wajib dan harus dilaksanakan, sehingga masalah keamanan di Papua tidak boleh sampai mengganggu pesta demokrasi tersebut.
“Saya pikir potensi-potensi itu akan diminimalisir. Ada pihak keamanan,” pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )