Kisah Sedih Warga Palestina yang Terus Diserang saat Kekerasan Meningkat di Tepi Barat

Susi Susanti, Jurnalis
Sabtu 21 Oktober 2023 16:28 WIB
Warga Palestina terus diserang saat kekerasan meningkat di Tepi Barat (Foto: Reuters)
Share :

"Saya tidak bisa memberinya kejutan seperti ini melalui telepon,” lanjutnya.

Said pun bergegas ke pusat medis. “Mereka mengatakan kepada saya bahwa anak saya terluka tetapi saya tidak dapat melihatnya pada saat itu,” kenangnya, matanya berkaca-kaca.

“Saya mengatakan kepada mereka bahwa saya ingin melihat anak saya sekarang, dan saya memasuki ruangan itu dan saya melihat bahwa atas karunia Tuhan dia telah menjadi martir,” uangkapnya.

Keesokan harinya ditetapkan sebagai pemakaman keempat korban. Abed Wadi melupakan gambaran pria bertopeng dengan kapak dan gergaji mesin dan bergabung dengan konvoi pemakaman yang membawa jenazah kembali dari rumah sakit ke Qusra.

Saat mobil dan ambulans berjalan di sepanjang jalan Nablus-Ramallah, konvoi tersebut disergap oleh pemukim garis keras Israel.

Menurut rekaman video dan keterangan saksi mata, dalam bentrokan berikutnya, pemukim melempari konvoi tersebut dengan batu, beberapa anggota konvoi pemakaman melemparkan batu ke belakang, dan pemukim serta tentara Israel membalas dengan tembakan langsung.

Dalam "kekacauan dan baku tembak yang hebat dan tidak menentu", Abed Wadi kehilangan jejak saudaranya, Ibrahim, seorang politisi lokal berusia 63 tahun yang tergabung dalam Gerakan Fatah, dan putra Ibrahim, Ahmed, seorang mahasiswa hukum berusia 24 tahun. Rekaman video dari bagian konfrontasi tersebut menunjukkan Ahmed dan yang lainnya melarikan diri dari tembakan, sebelum Ahmed tertembak peluru di jalan.

“Mereka mengatakan kepada saya bahwa keponakan saya ditembak dua kali di perutnya dan sekali di lehernya, dan saudara laki-laki saya ditembak di pinggang, tepat di jantungnya,” kata Wadi.

“Tidak ada senjata dalam konvoi pemakaman kami,” lanjutnya.

“Biasanya kami mengibarkan bendera Palestina dari mobil tapi kami bahkan tidak mengibarkan bendera kami karena takut,” tambahnya.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya