Sosok Nyonya China yang Buat Kesaktian Pangeran Diponegoro Luntur Usai Dipijat

Avirista Midaada, Jurnalis
Sabtu 21 Oktober 2023 08:52 WIB
Pangeran Diponegoro (Foto: Dok Istimewa/Okezone)
Share :

Jika itu tawanan perang, kata Pandu, sesuai aturan fikih hukum Islam memang hukumnya boleh diperintah apa pun. Bahkan jika tawanan perang itu tidak menurut, atau memberontak boleh dibunuh. Tetapi Pangeran Diponegoro tetap memperlakukan tawanan perang itu dengan baik.

 BACA JUGA:

"Intinya kejadian (Pangeran Diponegoro dipijat perempuan China) di Kedaren, suatu nama daerah, itu di suatu malam, garis besarnya di suatu malam saat ngatur macam-macam, ngatur perang konsolidasi capek istirahat, meteki itu memijat," katanya.

 BACA JUGA:

Pada kondisi badan yang sangat lelah, konsentrasi yang sudah hilang, membuat Pangeran Diponegoro meminta perempuan China itu untuk memijat badannya. Peristiwa ini digambarkan terjadi di sebuah tenda, ketika malam hari.

"Istilahnya orang kalau capek berat itu fokusnya menurun, nggak sadar kalau nggak nggeh, bukan muhrimnya. Akhirnya merasa bersalah dan mengkhianati istri-istrinya. Jadi istilah meteki itu memijat," tuturnya.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya