Nelayan Hilang 2 Minggu Ditemukan Mengambang di Rakit, Makan Ikan Salmon untuk Bertahan Hidup

Susi Susanti, Jurnalis
Sabtu 28 Oktober 2023 18:03 WIB
Nelayan hilang 2 minggu ditemukan mengambang di rakit (Foto: US Coast Guard)
Share :

NEW YORK - Seorang nelayan yang hilang selama hampir dua minggu ditemukan hidup mengambang di rakit penyelamat sekitar 70 mil (110 km) di lepas pantai barat Amerika Serikat (AS).

Penjaga Pantai AS Pacific Northwest dalam sebuah pernyataan satu hari setelah mereka menghentikan pencarian mereka, orang Samaria yang Baik Hati menemukan nelayan itu pada Kamis (26/10/2023).

Tim penyelamat Kanada yang menemukannya mengatakan dia menangkap dan memakan salmon untuk bertahan hidup.

Pria itu, yang tidak disebutkan namanya, telah meninggalkan Gray Harbour di negara bagian Washington pada 12 Oktober lalu di Evening, dengan kapal berukuran 43 kaki.

Para pejabat tidak menyebutkan nama tim penyelamat atau bagaimana mereka menemukannya, namun King-TV di Seattle mengidentifikasi mereka sebagai Ryan Planes dan pamannya John dari Sooke, sebuah kota di pulau Vancouver di British Columbia.

"Saya melihat sesuatu yang tampak seperti rakit penyelamat di kejauhan dan berlari ke dalam dan menaruh teropong padanya dan kemudian dia menembakkan suar," kata Ryan kepada jaringan tersebut.

"Kami menariknya ke dalam pesawat. Dia memeluk saya erat-erat dan itu sangat emosional," ujar John.

Dia menambahkan bahwa pria tersebut mengatakan kepadanya bahwa dia sendirian di rakit selama 13 hari, dan dia menangkap salmon setelah kehabisan makanan.

"Kami membuatkannya sarapan. Dia meminum tiga botol air,” lanjutnya.

"Dia sangat lapar, kasihan sekali,” tambahnya.

Para pejabat mengatakan pria tersebut tampaknya berada dalam kondisi stabil, dan diangkut kembali ke pantai oleh Penjaga Pantai Kanada dan lembaga penyelamat Kanada lainnya.

Menurut King-TV, pria tersebut dibawa ke rumah sakit di Tofino, British Columbia, untuk perawatan lebih lanjut.

Pria tersebut dan pelaut lain yang berada di kapal Evening seharusnya kembali pada 15 Oktober lalu.

Pada Rabu (25/10/2023), Penjaga Pantai mengatakan mereka menghentikan pencarian mereka sambil menunggu perkembangan informasi baru.

Keputusan itu diambil setelah kru melakukan pencarian di lebih dari 14.000 mil persegi selama lebih dari delapan jam.

Pelaut lain yang berangkat bersamanya belum ditemukan, dan Penjaga Pantai mengatakan insiden tersebut “masih dalam penyelidikan”.

Tidak jelas apakah mereka berencana melanjutkan pencarian.

(Susi Susanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya