NTT – Seorang oknum anggota TNI AL yang bertugas di Lanal Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga menganiaya dua warga Sikka di atas Kapal Darma Rucita Tujuh tujuan Surabaya-Maumere.
Akibatnya dua warga dilarikan ke rumah sakit, bahkan seorang korban tidak bisa berjalan akibat dianiaya dan seorangnya lainnya mengalami memar di tubuh.
Kedua korban bernama Tomy dan Emon, warga Kabupaten Sikka. Mereka kemudian melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Sikka.
“Kami berdua dipukul di atas kapal saya juga tidak tahu penyebab anggota Lanal tersebut mendatangi dan memukuli saya,” ujar Tomy, Jumat (3/11/2023).
Sementara itu, orangtua korban, Jarot, tidak terima anaknya dipukuli oleh oknum TNI AL hingga terluka.
“Saya sangat kecewa atas sikap oknum Lanal maumere yang menganiaya anak saya hingga tidak bisa jalan dan tidak bisa makan di atas kapal,”ujarnya.
Oleh karena itu, dia meminta agar proses penganiayaan tersebut tindaklanjuti dan memproses oknum TNI AL tersebut.
Kedua korban penganiayaan oleh oknum TNI AL tersebut sementara di bawah ke Rumah Sakit Umu untuk mendapatkan perawatan dan visum.
Sementara itu, saat dikonfirmasi wartawan soal kasus penganiataan ini Danal Maumere belum bisa dimintai konfirmasinya.
(Fahmi Firdaus )