Namun, wanita dan pengendara itu diduga melakukan penamparan terhadap anggotanya. Tetapi, dipastikannya anggota Satpol PP tidak terpancing.
BACA JUGA:
"Marah-marah ke anggota saya terus yang nampar bininya, yang cowoknya nampar helm. Kalau anggota sih nggak terpancing," ungkap Agus.
Keesokan paginya, pengendara yang belum diketahui identitasnya itu mendatangi Mako Satpol PP. Bukannya meminta maaf, pria itu justru kembali bersikeras dan meminta anggotanya dihukum.
"Terus besok paginya datang ke Mako saya pikir dia mau damai atau bagaimana ternyata enggak dia keras lah mau somasi sama dia minta anggota saya dihukum. Saya bilang dihukum kenapa? Kan yang nampar dari pihak situ," terangnya.
BACA JUGA:
Atas kejadian itu, pihaknya enggan memperpanjang masalah dan menganggap sebagai risiko yang bertugas di lapangan. Terpenting, anggotanya dapat menahan dan tidak terpancing emosi.
"Kita nggak mau perpanjang, tapi alangkah baiknya kalau udah nampar ya minta maaf, dia nggak mau malah mau somasi juga. Kita sih yaudah sudah risiko di lapangan ya begitu. Anggota nggak kepancing (emosi), anggotan diem aja," pungkasnya.
(Fakhrizal Fakhri )