"Akan tetapi ketika ada polisi yang datang, menurut saya tidak langsung bisa dicap intimidasi," kata Sugeng.
"Menurut saya, klarifikasi atau dialog terkait kedatangan itu untuk apa, bisa saja itu untuk silaturahmi. Datang berkunjung kan boleh-boleh saja," tandasnya.
Diketahui, belakangan ini, muncul dugaan intimidasi dari Polisi kepada peserta Pemilu. Seperti anggota Polisi Pasuruan yang mendatangi markas pemenangan Ganjar-Mahfud.
Selain itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Solo, FX Rudy, juga merasa diintimidasi oleh kedatangan Polisi ke kantor DPC PDIP Solo.
(Fahmi Firdaus )